PENDAHULUAN
Esensi utama materi ini adalah muculnya kesadaran peserta didik untuk
melakukan aktivitas fisik secara terencana dan teratur saat mereka di SMP/
MTs, harapannya akitvitas fisik ini dijadikan sebagai budaya hidup yang akan
mereka terapkan sepanjang usia. Jika menurut pandangan guru, terdapat
materi lain yang lebih penting dari yang termuat di dalam buku ini, maka
diperkenankan menambah atau memperkaya sesuai kebutuhan.
A. Hakekat Aktifitas Fisik
Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot
rangka yang memerlukan pengeluaran energi. Aktivitas fisik ini
dibedakan atas 3 bagian yaitu;
- Aktivitas fisik kategori ringan,
- Aktivitas fisik kategori sedang,
- Aktivitas fisik kategori berat.
Seorang
pelajar SMP/MTs cukup melakukan aktivitas fisik kategori ringan dan
sedang. Jenis aktivitas ketegori ini di antaranya adalah berjalan kaki,
menyapu lantai, mencuci piring, mencuci kendaraan, mengasuh adik,
berlari kecil, tenis meja, berenang, bermain dengan hewan peliharaan,
bersepeda, bermain musik, jalan cepat, mengerjakan tugas kuliah,
mencuci baju.
Berbagai jenis aktivitas tersebut adalah untuk memelihara kesehatan
fisik, mental, dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan
bugar sepanjang hari. Kekurangan aktivitas fisik dapat menimbulkan
penyakit kronis.
Bahwa dengan melakukan aktivitas fisik setiap hari atau tiga kali dalam seminggu akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuhmu, sehingga hal ini juga akan berpengaruh terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran lain yang kamu pelajari di sekolahmu. Ayo berlatih terus. Pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori), misalnya:
Bahwa dengan melakukan aktivitas fisik setiap hari atau tiga kali dalam seminggu akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuhmu, sehingga hal ini juga akan berpengaruh terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran lain yang kamu pelajari di sekolahmu. Ayo berlatih terus. Pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori), misalnya:
- Berjalan kaki (5,6-7 kkal/menit)
- Berkebun (5,6 kkal/menit)
- Menyetrika (4,2 kkal/menit)
- Menyapu rumah (3,9 kkal/menit)
- Membersihkan jendela (3,7 kkal/menit)
- Mencuci baju (3,56 kkal/menit)
- Mengemudi mobil (2,8 kkal/menit)
B. Jenis - Jenis Aktifitas Fisik
Ada tiga jenis tingkatan aktivitas fisik yang dapat kita lakukan untuk
mempertahankan kesehatan tubuh antara lain sebagai berikut.
1. Aktifitas Ringan
Aktivitas yang hanya memerlukan tenaga dan biasanya menyebabkan
perubahan dalam pernapasan aau ketahanan. Aktivitas fisik yang
bersifat untuk ketahanan (endurance), dapat membantu jantung,
paru-paru, otot, dan sistem sirkulasi darah tetap sehat dan membuat
kita lebih bertenaga. Untuk mendapatkan ketahanan maka aktivitas
fisik yang dilakukan selama 30 menit (4-7 hari per minggu). Contoh
beberapa kegiatan yang dapat dipilih berikut.
- Berjalan kaki, misalnya turunlah dari bus lebih awal menuju tempat kerja kira-kira menghabiskan 20 menit berjalan kaki dan saat pulang berhenti di halte yang menghabiskan 10 menit berjalan kaki menuju rumah
- Lari ringan
- Aktifitas berat
- Senam
2. Aktifitas Sedang
Aktivitas yang membutuhkan tenaga intens dan terus menerus,
gerakan otot yang berirama atau kelenturan (flexibility). Aktivitas
fisik yang bersifat untuk kelenturan dapat membantu pergerakan lebih
mudah, mempertahankan otot tubuh tetap lemas (lentur) dan sendi
berfungsi dengan baik. Untuk mendapatkan kelenturan maka aktivitas
fisik yang dilakukan selama 30 menit (4-7 hari per minggu). Contoh
beberapa kegiatan yang dapat dipilih seperti berikut.
(
- Peregangan, mulai dengan perlahan-lahan tanpa kekuatan atau sentakan, lakukan secara teratur untuk 10-30 detik, bisa mulai dari tangan dan kaki
- Senam taichi, yoga
- Mencuci pakaian, mobil
- Mengepel lantai.
3. Aktifitas Berat
Jenis aktivitas ini kurang tepat dilakukan peserta didik usia SMP/MTs,
karena dapat mengakibatkan postur tubuh yang kurang baik, memang
secara kesehatan tidak berpengaruh tapi hanya akan mengurangi
keindahan tubuh. Contoh beberapa kegiatan yang dapat dipilih seperti berikut.
- Push-up, pelajari teknik yang benar untuk mencegah otot dan sendi dari
- Naik turun tangga
- Angkat berat/beban
- Membawa belanjaan
- Mengikuti kelas senam terstruktur dan terukur (fitness)
4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Fisik
Beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik bagi remaja
yang kegemukan atau obesitas, berikut ini beberapa faktor tersebut:
a. Umur
Aktivitas fisik remaja sampai dewasa meningkat sampai mencapai
maksimal pada usia 25-30 tahun, kemudian akan terjadi penurunan
kapasitas fungsional dari seluruh tubuh, kira-kira sebesar 0,8-
1% per tahun, tetapi bila rajin berolahraga penurunan ini dapat
dikurangi sampai separuhnya.
b. Jenis Kelamin
Sampai pubertas biasanya aktivitas fisik remaja laki-laki hampir
sama dengan remaja perempuan.
c. Pola Makan
Makanan salah satu faktor yang mempengaruhi aktivitas, karena
bila jumlah makanan dan porsi makanan lebih banyak, maka tubuh
akan merasa mudah lelah, dan tidak ingin melakukan kegiatan
seperti olahraga atau menjalankan aktivitas lainnya. Kandungan
dari makanan yang berlemak juga banyak mempengaruhi
tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari ataupun, sebaiknya
makanan yang akan di konsumsi dipertimbangkan kandungan
gizinya agar tubuh tidak mengalami kelebihan energi namun tidak
dapat dikeluarkan secara maksimal.
d. Penyakit/kelainan pada tubuh
Berpengaruh terhadap kapasitas jantung paru, postur tubuh,
obesitas, hemoglobin/sel darah dan serat otot. Bila ada kelainan pada tubuh seperti di atas akan mempengaruhi aktivitas yang akandi
lakukan. Seperti kekurangan sel darah merah, maka orang tersebut
tidak di perbolehkan untuk melakukan olahraga yang berat.
Obesitas juga menjadikan kesulitan dalam melakukan aktivitas
fisik.
C. Hakikat Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Penyakit
1. Pengertian Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Penyakit
Menurut Centers for Disease Control (CDC) manfaat aktivitas fisik bagi
kesehatan jauh lebih besar ketimbang risiko terjadinya cedera. Ilmu
pengetahuan menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat mengurangi
risiko kematian dini akibat penyebab-penyebab utama kematian, seperti
penyakit jantung dan sebagian kanker. Semua orang dapat meraih manfaat
kesehatan dari aktivitas fisik, tanpa mempedulikan umur, kelompok etnis,
bentuk tubuh atau ukuran tubuh.
Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu mengurangi risiko terhadap
beberapa penyakit dan meningkatkan kondisi kesehatan serta kualitas
hidup secara keseluruhan. Manfaat kesehatan jangka panjang, termasuk:
- Mengurangi risiko kematian dini,
- Mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung,
- Mengurangi risiko timbulnya diabetes,
- Mengurangi risiko timbulnya tekanan darah tinggi,
- Membantu mengurangi tekanan darah pada orang pengidap tekanan darah tinggi,
- Mengurangi risiko terkena penyakit kanker usus besar,
- Mengurangi rasa depresi dan kecemasan,
- Membantu mengendalikan berat badan,
- Membantu membangun dan memelihara tulang, otot, dan sendi yang sehat,
- Membantu dewasa tua menjadi lebih kuat dan lebih mampu bergerak leluasa tanpa terjatuh, dan'
- Mendukung kesehatan psikologis.
Orang yang aktif secara fisik selama sekitar tujuh jam seminggu berisiko
mati dini lebih rendah 40 persen daripada mereka yang hanya aktif
selama kurang dari 30 menit seminggu. Dengan melakukan kegiatan
aerobik berintensitas sedang sekurang-kurangnya 150 menit seminggu
dapat menurunkan risiko kematian dini, termasuk kematian dini akibat
penyakit jantung koroner yang merupakan penyebab kematian nomor
satu di banyak negara di seluruh dunia.
Akan tetapi, banyaknya jumlah aktivitas atau kegiatan berintensitas tinggi
tidak selalu dapat menurunkan risiko kematian dini. Orang yang biasanya
tidak aktif dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran walau hanya
dengan melakukan aktivitas intensitas sedang secara teratur. Meskipun
manfaat kesehatan bisa didapatkan lebih besar dengan meningkatkan
jumlah (durasi, frekuensi, atau intensitas) aktivitas fisik, namun, setiap
orang dapat meraih manfaat kesehatan hanya dengan menjadi lebih aktif
secara fisik
2. Manfaat Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Penyakit
Orang-orang dari segala usia bisa memperoleh keuntungan dari
melakukan beberapa jenis olahraga. Sangat penting bahwa melakukan
aktivitas fisik secara teratur adalah bagian dari kehidupan bagi anak-anak,
orang dewasa, dan orang tua.
Manfaat olahraga bagi kesehatan, seperti olahraga jalan kaki, olahraga
renang, olahraga bersepeda, olahraga sepak bola, olahraga lari atau gerakan
senam aerobik dapat membantu mencegah sejumlah kondisi jangka
panjang. Olahraga aerobik adalah segala sesuatu yang melibatkan otototot tubuh bergerak berulang kali, seperti berlari, berenang atau senam.
Beberapa manfaat olahraga bagi tubuh antara lain sebagai berikut.
a. Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan Jantung
Manfaat olahraga bagi kesehatan jantung antara lain sebagai berikut.
- Manfaat olahraga yaitu dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Banyak orang meninggal karena stroke dan penyakit jantung koroner setiap tahun. Orang yang tidak aktif memiliki risiko lebih tinggi kematian akibat penyakit jantung.
- Manfaat olah raga teratur dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi adalah kondisi umum. Jika memiliki tekanan darah tinggi, maka akan lebih mudah untuk mengalami stroke atau gagal jantung. Jika berada di risiko tinggi terkena tekanan darah tinggi, dengan berolahraga, mungkin ini tidak berkembang dengan cepat.
- Manfaat olahraga, dapat membantu meningkatkan keseimbangan kolesterol. Ada dua jenis kolesterol - low density lipoprotein (LDL) dan high density lipoprotein (HDL). Kolesterol LDL sering disebut kolesterol jahat. Kolesterol HDL sering disebut kolesterol baik. Tingginya kadar LDL dan rendahnya kadar HDL meningkatkan risiko penyakit jantung. Tetapi, kabar baiknya adalah olahraga dapat menurunkan kadar kolesterol HDL.
Manfaat olahraga bagi kesehatan tulang dan sendi antara lain sebagai
berikut.
- Sekitar satu dari tiga orang mengalami nyeri punggung bawah setiap tahun, tetapi orang-orang yang aktif berolahraga cenderung tidak mengalaminya. Jika mengalami sakit punggung bagian bawah, olahraga dapat membantu mengurangi itu.
- Aktivitas fisik yang sedang, termasuk berjalan, berenang dan bersepeda, dapat membantu untuk mengobati dan mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh osteoarthritis. Ini adalah bentuk umum dari arthritis.
- Aktivitas fisik pada orang muda dan anak-anak dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang dan membantu untuk mempertahankan tulang yang kuat. Hal ini juga memperlambat degenerasi tulang di kemudian hari. Manfaat olahraga teratur dapat membantu mencegah osteoporosis yaitu ketika tulang menjadi rapuh dan lebih rentan terhadap patah tulang. Tapi jika sudah memiliki osteoporosis, lebih baik memilih olahraga seperti berjalan atau olahraga senam aerobik.
Manfaat olahraga untuk mencegah penyakit kanker antara lain sebagai
berikut.
- Kecenderung lebih rentan terkena kanker tertentu jika tidak aktif secara fisik. Risiko kanker payudara dan kanker usus adalah sekitar 25 persen lebih rendah jika aktif dibandingkan dengan orang yang tidak aktif.
- Menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu mengurangi kelelahan selama dan setelah pengobatan untuk kanker payudara atau kanker prostat.
Manfaat olahraga untuk mencegah penyakit diabetes antara lain
sebagai berikut.
- Sangat banyak orang mengidap penyakit diabetes, tetapi rutin melakukan olahraga dapat membantu mencegah kondisi tersebut. Manfaat olahraga juga dapat mengurangi faktor-faktor lain yang menempatkan pada risiko diabetes, seperti obesitas.
- Manfaat olahraga baik untuk mencegah penyakit bila yang sudah memiliki diabetes. Olahraga secara teratur dapat membantu mengontrol sensitivitas tubuh terhadap insulin dan menurunkan tekanan darah.
e. Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan Mental dan Kesejahteraan
Manfaat olahraga bagi kesehatan mental dan kesejahteraan antara lain
sebagai berikut.
- Tujuan olahraga membantu mencegah dan mengobati beberapa kondisi kesehatan mental. Diperkirakan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi risiko depresi dan demensia. Hal ini juga dapat membantu untuk mengobati depresi jika sudah memiliki kondisi tersebut.
- Beberapa bukti yang menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu meredakan stres dan kecemasan.
- Kecenderungan merasa lebih bahagia, memiliki citra diri dan kesejahteraan yang lebih baik jika aktif secara fisik.
Berat Badan
Manfaat olahraga untuk menurunkan berat badan antara lain sebagai
berikut.
- Melakukan olahraga teratur dapat membantu untuk mengendalikan berat badan dan membuat tubuh lebih ideal. Aktivitas fisik membakar kalori dan membantu untuk menciptakan keseimbangan energi yang sehat. Olahraga sangat penting untuk semua orang untuk menjaga berat badan yang sehat.
- Kecenderungan menjadi gemuk jika tidak aktif. Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan atau obesitas. Tetapi jika tidak membantu menurunkan berat badan, berolahraga masih bermanfaat bagi kesehatan. Dirasakan bahwa dengan menggabungkan olahraga dan diet sehat akan lebih efektif dalam membantu menurunkan berat badan dengan cepat.
Manfaat olahraga bagi anak-anak antara lain sebagai berikut.
Aktivitas fisik di masa kecil memiliki sejumlah manfaat. Ini merangsang
perkembangan otot, tulang dan sendi, serta jantung dan paru-paru.
Olahraga juga membantu anak-anak mempertahankan berat badan
yang sehat dan memberikan mereka kesempatan untuk berinteraksi
dengan orang lain.
Kegiatan yang menempatkan tekanan pada tulang anak-anak, termasuk
melompat dan berjalan, dapat membantu melindungi terhadap
osteoporosis di kemudian hari dan menjaga kekuatan dan kesehatan
tulang. Beberapa bukti menunjukkan bahwa manfaat olahraga dapat
meningkatkan seberapa baik anak-anak berkonsentrasi di sekolah.
D. Penilaian Pembelajaran Pola Hidup Sehat
1. Penilaian Pengetahuan
a. Teknik penilaian
- ujian tulis
b. Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran
- Soal ujian tulis
Nama : ...........................................................
Kelas : ...........................................................
No
|
Aspek dan Soal Uji
Tulis
|
Jawaban
|
Skor
|
1
|
Fakta
a.
Sebutkan konsep peran aktivitas fisik.
b.
Sebutkan konsep pencegahan penyakit.
c.
Sebutkan konsep peran aktivitas fisik dalam
pencegahan penyakit
|
||
2
|
Konsep
a.
Jelaskan konsep peran aktivitas fisik.
b.
Jelaskan konsep pencegahan penyakit.
c.
Jelaskan konsep peran aktivitas fisik dalam
pencegahan penyakit.
|
||
3
|
Prosedur
a.
Jelaskan langkah-langkah melakukan aktivitas
fisik.
b.
Jelaskan cara menerapkan peran aktivitas fisik
dalam pencegahan penyakit.
|
Simak Video dibawah ini :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar